Tarif Tol Jakarta–Bogor Terbaru: Rincian Jagorawi, JORR, Tol Dalam Kota, Cijago, Exit Tol, dan Rest Area
Rute Jakarta–Bogor adalah salah satu koridor tersibuk di Jabodetabek: dipakai komuter harian, perjalanan dinas, logistik ringan, hingga arus wisata menuju Sentul–Puncak. Karena titik masuk dan ruas yang bisa dipilih cukup banyak, biaya tol Jakarta ke Bogor tidak selalu sama—bahkan untuk kendaraan yang sama—karena bergantung pada ruas yang dilintasi (misalnya langsung Jagorawi, atau kombinasi dengan JORR/Tol Dalam Kota/Cijago).
Artikel ini merangkum tarif tol terbaru yang banyak dipakai untuk rute Jakarta–Bogor, cara menghitung total biayanya, rekomendasi pintu keluar (exit) sesuai tujuan, serta panduan rest area di Tol Jagorawi. Untuk verifikasi paling akurat per titik masuk–keluar, gunakan cek tarif resmi via BPJT/Travoy.
Kenapa Tarif Tol Jakarta–Bogor Bisa Berbeda?
Perbedaan tarif umumnya terjadi karena 3 faktor berikut:
- Golongan kendaraan (Golongan I–V)
- Ruas yang dilewati (langsung Jagorawi vs lewat JORR/Tol Dalam Kota vs akses Cijago)
- Gerbang masuk–keluar (pada beberapa tol tarifnya berbasis ruas; sementara Jagorawi sering disebut bertarif “flat” untuk koridor tertentu, sehingga nominalnya dapat sama meski jarak keluar berbeda dalam koridor itu—tergantung ketentuan yang berlaku di sistem).
Kenali Golongan Kendaraan (Agar Tidak Salah Hitung)
Secara praktik di jalan tol Indonesia:
- Golongan I: sedan, jip, pick-up/truk kecil, bus
- Golongan II–V: kendaraan lebih besar berdasarkan jumlah gandar/dimensi (truk 2 gandar, 3 gandar, dst.)
Karena tarif berbeda per golongan, pastikan kamu memilih golongan yang benar saat cek tarif di aplikasi.
Tarif Tol Jagorawi (Jakarta–Bogor–Ciawi) Terbaru
Tol Jagorawi adalah rute paling umum dari Jakarta menuju Bogor, Sentul, hingga Ciawi/Puncak. Sejumlah sumber rujukan menyebut penyesuaian tarif Jagorawi (berdasarkan keputusan penyesuaian tarif) dengan angka berikut:
Tarif Tol Jagorawi (Jakarta–Bogor–Ciawi)
- Golongan I: Rp 7.500
- Golongan II: Rp 12.000
- Golongan III: Rp 12.000
- Golongan IV: Rp 17.000
- Golongan V: Rp 17.000
Catatan penting: Ada sumber non-pemerintah yang menampilkan angka berbeda (misalnya Rp 8.000 untuk Golongan I). Karena tarif bisa berubah mengikuti kebijakan penyesuaian, acuan paling aman adalah cek tarif resmi per gerbang melalui BPJT/Travoy sebelum berangkat.
Tarif Tambahan Jika Rute Kamu Lewat JORR
Banyak pengendara dari area tertentu di Jakarta (terutama yang aksesnya lebih dekat ke lingkar luar) akan melewati JORR (Jakarta Outer Ring Road) sebelum masuk ke Jagorawi. Jika demikian, biaya tol menjadi gabungan beberapa ruas. Untuk gambaran tarif JORR yang sering dijadikan rujukan (khususnya kisaran/angka yang umum dipakai di artikel tarif), beberapa sumber menampilkan angka berikut untuk “tarif JORR” yang sering dijadikan patokan per lintasan tertentu:
Tarif JORR (patokan yang umum dipakai)
- Golongan I: Rp 17.000
- Golongan II: Rp 25.000
- Golongan III: Rp 25.000
- Golongan IV: Rp 33.500
- Golongan V: Rp 33.500
Contoh Hitung Total (Golongan I)
Jika rute kamu JORR + Jagorawi, maka total biaya (contoh patokan) menjadi:
Rp 17.000 + Rp 7.500 = Rp 24.500
Kapan JORR relevan?
- Saat kamu berangkat dari area yang lebih dekat ke akses lingkar luar (misalnya sebagian titik Jakarta Barat/Utara/Selatan tertentu)
- Saat kamu ingin menghindari kepadatan pusat kota (meski biayanya bisa lebih tinggi)
Tarif Jika Lewat Tol Dalam Kota (Lalu Masuk Jagorawi)
Untuk sebagian pengguna yang start dari pusat Jakarta atau koridor dalam kota, opsi Tol Dalam Kota → Jagorawi terasa lebih “natural”. Sejumlah sumber tarif menyebut angka berikut:
Tarif Tol Dalam Kota
- Golongan I: Rp 11.000
- Golongan II: Rp 16.500
- Golongan III: Rp 16.500
- Golongan IV: Rp 19.000
- Golongan V: Rp 19.000
Contoh Hitung Total (Golongan I)
Jika rute kamu Tol Dalam Kota + Jagorawi, maka totalnya:
Rp 11.000 + Rp 7.500 = Rp 18.500
Tarif Jika Lewat Tol Cijago (Cinere–Jagorawi)
Bagi pengguna dari Depok dan sekitarnya, akses Cijago (Cinere–Jagorawi) sering dipakai untuk menghemat waktu dibanding jalur arteri.
Tarif yang banyak dijadikan rujukan (berbasis ketentuan yang disebut dalam sumber terkait) adalah:
Tarif Tol Cijago (Cinere–Jagorawi)
- Golongan I: Rp 15.000
- Golongan II: Rp 23.000
- Golongan III: Rp 23.000
- Golongan IV: Rp 30.500
- Golongan V: Rp 30.500
Catatan: beberapa publikasi juga membahas tarif Cijago per segmen/gerbang (mis. Margonda/Kukusan–tujuan tertentu) sehingga nominal bisa bervariasi tergantung titik masuk–keluar. Jika kamu memakai Cijago, cek tarif spesifik per gerbang di BPJT/Travoy.
Ringkasan Cepat: Total Biaya yang Paling Sering Dicari (Golongan I)
Berikut ringkasan praktis untuk kendaraan Golongan I:
- Langsung Jagorawi: Rp 7.500
- JORR + Jagorawi: Rp 24.500 (patokan umum)
- Tol Dalam Kota + Jagorawi: Rp 18.500
- Lewat Cijago (Cinere–Jagorawi): Rp 15.000 (untuk ruas Cijago yang dirujuk)
Cara Cek Tarif Tol Jakarta–Bogor yang Paling Akurat (Resmi)
Karena tarif bisa mengalami penyesuaian dan beberapa rute terdiri dari kombinasi ruas, cara paling aman adalah cek tarif berdasarkan gerbang masuk dan keluar.
Opsi 1: BPJT (Website Cek Tarif)
BPJT menyediakan fitur cek tarif tol—kamu tinggal pilih ruas dan gerbang yang dilalui.
Opsi 2: Aplikasi Travoy
Travoy (aplikasi yang sering dipakai untuk info tol) juga menyediakan menu “Tarif Tol” dengan pilihan golongan dan gerbang.
Tips teknis:
Siapkan minimal buffer saldo e-toll yang cukup, karena bila kamu melewati beberapa ruas, total bisa jauh lebih tinggi dari “tarif Jagorawi saja”.
Dari Jakarta ke Bogor: Keluar Pintu Tol Mana?
Bagian ini sering menentukan pengalaman perjalanan: salah exit bisa menambah waktu 20–45 menit karena muter atau terjebak kepadatan lokal.
1) Tujuan Sentul / Kabupaten Bogor
Jika kamu ingin menuju area Sentul (termasuk pusat kegiatan komersial dan rekreasi), exit yang sering dipakai adalah Sentul Selatan. Rekomendasi destinasi yang umum dibahas untuk area Sentul mencakup kawasan mall dan wisata keluarga.
Cocok untuk:
- Sentul City / area komersial Sentul
- Akses cepat ke koridor wisata sekitar Sentul
2) Tujuan Kota Bogor / Kebun Raya / Baranangsiang
Jika target kamu pusat kota, kuliner Bogor, dan area terminal/landmark, banyak rujukan menyebut exit sekitar Bogor/Kebun Raya.
Cocok untuk:
- Kebun Raya Bogor
- pusat kota Bogor dan kuliner
3) Tujuan Puncak / Taman Safari / Ciawi
Untuk arah Puncak, kamu biasanya mengarah ke koridor Ciawi dan jalur menanjak menuju Puncak. Pada musim libur, ini area yang paling rawan padat.
Rest Area Tol Jagorawi: Lokasi, Arah, dan Fasilitas
Walau jarak Jakarta–Bogor relatif dekat, rest area tetap penting untuk:
- top up saldo
- toilet
- isi BBM
- istirahat singkat (terutama saat arus libur)
Berikut titik yang paling sering disebut pada koridor Jagorawi.
Rest Area Jagorawi Arah Bogor/Ciawi
1) Rest Area Cibubur Square (KM 10 A) – Tipe A
Rest area ini dikenal sebagai salah satu titik istirahat populer dan sering dikaitkan dengan kompleks Cibubur Square. Fasilitas yang banyak disebut meliputi SPBU, minimarket, ATM, toilet, musala, restoran, area parkir, hingga layanan tambahan seperti refleksi/spa di area tertentu.
Kapan enak berhenti di sini?
- Setelah baru masuk tol, untuk memastikan saldo aman dan kondisi kendaraan siap
- Jika kamu perlu isi BBM sebelum titik padat berikutnya
2) Rest Area Sentul (KM 35 A) – Tipe A
Rest area KM 35A arah Bogor/Ciawi kerap disebut punya fasilitas cukup lengkap: SPBU, minimarket, ATM, toilet, musala, area parkir, dan variasi tempat makan. Beberapa rujukan menyebut rest area ini juga terkenal dengan pilihan kuliner termasuk jajanan lokal.
3) Rest Area Ciawi (KM 45 A) – Tipe A
Rest area di KM 45A (koridor Ciawi) sering jadi titik terakhir untuk rehat sebelum masuk area Bogor–Puncak. Fasilitas yang umum disebut: SPBU, food court, toilet, minimarket, dan parkir luas.
Rest Area Jagorawi Arah Jakarta
4) Rest Area Bogor (KM 38 B)
Rest area KM 38B arah Jakarta sering disebut sebagai titik istirahat yang lengkap di jalur Jagorawi arah Jakarta. Pada konteks kendaraan listrik, PLN juga merilis informasi peresmian SPKLU Center di Rest Area KM 38B sebagai dukungan layanan perjalanan EV.
5) Rest Area Gunung Putri (umumnya disebut di arah Jakarta)
Beberapa panduan rest area Jagorawi juga memasukkan titik Gunung Putri sebagai salah satu opsi berhenti arah Jakarta (fasilitas dasar: toilet, tempat makan, parkir, dan layanan penunjang). Untuk detail fasilitas per periode, cek info pengelola atau panduan rest area terkini.
Tips Perjalanan Jakarta–Bogor yang Lebih “Hemat Biaya” dan Lebih Nyaman
1) Tentukan “rute masuk tol” sebelum berangkat
Kesalahan paling umum adalah menghitung hanya Jagorawi, padahal mobil masuk melalui JORR atau Tol Dalam Kota dulu. Akibatnya saldo e-toll tidak siap dan kamu harus berhenti untuk top up.
2) Siapkan saldo aman
Untuk perjalanan yang berpotensi melewati beberapa ruas, saldo aman realistis adalah Rp 50.000–Rp 100.000 (terutama saat arus libur). Ini bukan angka tarif resmi, melainkan buffer operasional agar perjalanan tidak terganggu.
3) Pakai cek tarif resmi untuk rute kombinasi
Jika rute kamu melibatkan JORR + Jagorawi + (opsional) Dalam Kota, gunakan BPJT/Travoy agar perhitungan sesuai gerbang masuk–keluar.
4) Hindari jam padat Jagorawi saat akhir pekan
Secara pola umum:
- Sabtu pagi: arah Bogor/Puncak
- Minggu sore: arah Jakarta
Jika tujuanmu Puncak, pertimbangkan berangkat lebih pagi atau memilih waktu non-prime.
FAQ (Pertanyaan yang Paling Sering Dicari)
Apakah tarif tol Jakarta–Bogor “flat”?
Pada praktik yang sering dirujuk untuk Jagorawi, banyak sumber menyebut tarifnya berlaku sama pada koridor tertentu (sehingga terlihat “flat”). Namun untuk rute gabungan (mis. JORR/Dalam Kota/Cijago), tarif bergantung ruas dan gerbang. Untuk memastikan, cek via BPJT/Travoy.
Berapa biaya paling murah dari Jakarta ke Bogor?
Jika kamu bisa langsung masuk Jagorawi tanpa melewati ruas lain, angka yang banyak dirujuk untuk Golongan I adalah Rp 7.500.
Kenapa ada sumber yang menulis tarif Jagorawi berbeda?
Karena artikel publik bisa memakai periode data berbeda atau mengutip pembaruan yang belum kamu pakai sebagai acuan. Untuk menghindari mismatch, cek tarif terbaru via BPJT/Travoy.
Penutup
Jika kamu butuh jawaban cepat: tarif Jagorawi masih menjadi patokan utama untuk rute Jakarta–Bogor, sementara total biaya akan naik bila kamu menambah ruas seperti JORR atau Tol Dalam Kota, atau masuk dari akses Cijago. Untuk “data terbaru” yang benar-benar presisi sesuai titik masuk–keluar, biasakan cek via BPJT/Travoy sebelum berangkat.
Kalau kamu mau, sebutkan titik start (mis. “Slipi”, “Cawang”, “TB Simatupang”, “Depok Margonda”) dan tujuan (mis. “Kebun Raya Bogor”, “Sentul City”, “Ciawi”, “Puncak”), nanti saya hitungkan rute dan estimasi biayanya berdasarkan ruas yang paling logis.



