Home Blog Daftar Ukuran Pen Piston Motor Lengkap: Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki

Daftar Ukuran Pen Piston Motor Lengkap: Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki

0
Daftar Ukuran Pen Piston Motor Lengkap: Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki

Apa Itu Pen Piston Motor dan Kenapa Ukurannya Penting?

Setiap ukuran pen piston motor tentunya berbeda-beda, biasanya mengikuti kubikasi mesin. Piston atau seher tentunya tak asing bagi setiap pengguna kendaraan roda dua.

Mengingat piston merupakan ‘jantung’ dari sebuah sepeda motor. Bila piston atau seher mengalami masalah, maka bisa dipastikan motor kamu tidak dalam kondisi fit.

Piston sendiri bekerja untuk membentuk sebuah ruang bakar, yang cara kerjanya ditopang oleh silinder blok dan silinder head. Kerja piston biasanya naik turun yang biasanya didorong oleh crankshaft, agar mampu menghasilkan kompresi.

Dari situ akan menjadi gerakan dan akan langsung disalurkan ke roda motor yang membuat motor jadi bisa berjalan dengan lancar. Pun begitu, kali ini Boimeningkat.com tidak akan membeberkan secara rinci mengenai cara kerja piston motor.

Melainkan akan membahas lebih dalam mengenai ukuran pen piston motor, yang ternyata masih membuat para pengguna kendaraan bermotor kerap bingung. Pasalnya setiap kendaraan roda dua punya ukuran pen piston motor yang berbeda-beda.

Daftar Ukuran Pen Piston Motor Lengkap: Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki
Daftar Ukuran Pen Piston Motor Lengkap: Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki

Penasaran ingin tahu beragam ukuran pen piston motor, yang mungkin salah satunya kamu gunakan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.


Fungsi Piston (Seher) dalam Mesin Sepeda Motor

Agar kamu makin paham konteksnya, penting untuk mengetahui bahwa piston bukan hanya komponen yang “naik-turun” saja. Piston bekerja dalam siklus pembakaran yang sangat cepat, bahkan pada mesin standar motor harian, piston bisa bergerak ribuan kali per menit.

Secara teknis, piston memiliki beberapa fungsi penting:

  • Membentuk ruang bakar bersama silinder head
  • Menekan campuran udara dan bahan bakar agar tercapai kompresi optimal
  • Menerima dorongan ledakan pembakaran dan mengubahnya menjadi gerak mekanis
  • Mendorong gas buang keluar lewat proses langkah buang

Di titik ini, pen piston memegang peran krusial karena pen piston adalah penghubung piston dengan stang seher (connecting rod). Kalau ukuran pen piston tidak sesuai, maka hubungan piston dengan connecting rod tidak presisi dan dapat memicu getaran serta keausan lebih cepat.


Cara Kerja Piston dan Hubungannya dengan Crankshaft

Piston bergerak naik-turun di dalam silinder mengikuti gerakan poros engkol (crankshaft). Gerakan ini terjadi karena piston terhubung ke stang seher melalui pen piston.

Dalam mesin 4-tak, piston bekerja dalam 4 langkah:

  1. Langkah Hisap
  2. Langkah Kompresi
  3. Langkah Usaha (Pembakaran)
  4. Langkah Buang

Sementara pada mesin 2-tak, prosesnya lebih singkat, namun beban piston sering lebih berat karena pembakaran terjadi lebih sering per putaran mesin.

Karena beban mekanisnya tinggi, ukuran pen piston tidak boleh asal. Diameter pen piston harus sesuai agar:

  • tidak longgar
  • tidak terlalu rapat
  • tidak menimbulkan panas berlebih
  • tidak menyebabkan bunyi “ngelitik” atau “ketok”

Kenapa Banyak Pengguna Motor Bingung soal Ukuran Pen Piston?

Kebingungan ini wajar, karena banyak pengguna motor hanya tahu “ganti seher” tanpa memahami detail ukuran. Padahal ukuran pen piston motor sangat spesifik.

Misalnya:

  • Honda Supra: pen piston 13 mm
  • Honda Tiger: pen piston 15 mm
  • Yamaha Jupiter MX: pen piston 14 mm
  • Suzuki Satria FU: pen piston 16 mm

Perbedaan hanya 1–2 mm saja bisa menyebabkan piston tidak bisa dipasang, atau lebih parah lagi: piston bisa terpasang tetapi tidak presisi dan merusak mesin.


Mengenal Ukuran Pen Piston Motor yang Tersedia di Indonesia

ukuran pen piston motor
Contoh ring piston yang sudah aus, bisa di oversize agar performanya kembali mantap

Penting bagi setiap pemilik kendaraan roda dua untuk mengetahui ukuran pen piston motor, mengingat bisa saja terjadi kendala pada seher dikemudian hari. Mengingat sebenarnya seher memiliki masa usia pakai.

Apalagi jika sepeda motor digunakan untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Jika telat mengganti oli, piston juga bisa mengalami kendala, seperti baret, ring seher bermasalah dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, mengetahui ukuran pen piston motor perlu kalian ketahui. Apalagi jika nantinya piston membutuhkan oversize, karena terpengaruh masa usia pakai kendaraan.

Selain itu, untuk meningkatkan performa mesin. Biasanya pemilik motor kerap melakukan bore up, untuk mengingkatkan tenaga mesin.

Baca Juga: 3 Cara Menghitung Cc Motor Bore Up dan Stroke Up.

Melakukan bore up sendiri harus menyesuaikan ukuran seher. Untuk itu, kamu perlu untuk mengetahui ukuran piston motor oversize. Sebagai gambaran, berikut ini Boimeningkat.com akan memberikan sejumlah ukuran pen piston motor oversize:

  • Ukuran piston oversize : 0,00 (standar bawaan pabrik)
  • Ukuran piston oversize : 0,25
  • Ukuran piston oversize : 0,50
  • Ukuran piston oversize : 100
  • Ukuran piston oversize : 125
  • Ukuran piston oversize : 150
  • Ukuran piston oversize : 175
  • Ukuran piston oversize : 200 (merk dan tipe tertentu)

Jika sudah mengetahui ukuran oversize seher, diharapkan kalian tidak salah kaprah dalam melakukan bore up piston pada mesin motor kalian.

Ketika memutuskan untuk bore up, kalian pun harus memastikan bahwa kick starter motor dalam kondisi baik. Supaya nantinya untuk melakukan pengecekan mesin yang telah di bore up dapat lebih mudah.

Terkait dengan ukuran pen piston motor, Boimeningkat.com juga telah merangkum ukuran seher standar dari sejumlah pabrikan motor secara lengkap. Berikut ulasan lengkapnya, Sob!


Kenapa Seher Bisa Rusak: Penyebab Umum di Lapangan

Supaya artikel ini benar-benar bermanfaat, kamu juga perlu memahami penyebab piston dan pen piston bermasalah. Karena kerusakan piston jarang terjadi tanpa alasan.

Berikut penyebab yang paling sering terjadi:

1. Telat Ganti Oli

Oli yang sudah encer dan kotor tidak mampu melumasi dinding silinder dengan baik. Akibatnya piston mudah baret.

2. Mesin Overheat

Suhu mesin yang terlalu tinggi membuat piston memuai. Jika pemuaian melewati toleransi, piston bisa macet (seizure).

3. Ring Seher Aus

Ring seher yang aus membuat kompresi bocor. Tenaga turun dan mesin jadi lebih panas.

4. Setting Karburator atau Injeksi Tidak Ideal

Campuran terlalu miskin (lean) dapat menyebabkan piston lebih panas dan cepat aus.

5. Penggunaan Piston dan Pen Piston Tidak Sesuai

Salah ukuran atau salah tipe membuat gesekan dan beban menjadi tidak normal.


Ukuran Piston Oversize yang Umum Dipakai

Banyak pengguna motor salah memahami istilah oversize. Oversize bukan sekadar “piston lebih besar”. Oversize adalah proses penyesuaian piston dengan silinder yang sudah dibubut (boring).

Dalam praktik bengkel, oversize paling sering dilakukan pada motor yang:

  • kilometernya sudah tinggi
  • pernah overheat
  • mengalami baret silinder
  • ingin bore up ringan

Bore Up Mesin Motor: Apa Hubungannya dengan Pen Piston?

Bore up berarti memperbesar diameter piston (seher). Jika diameter piston naik, otomatis ukuran silinder harus ikut naik.

Namun yang sering dilupakan adalah:

  • pen piston harus tetap sesuai dengan stang seher
  • jika pen piston berubah, maka stang seher juga harus diganti
  • jika salah, mesin bisa cepat rusak

Jadi, bore up bukan hanya soal piston lebih besar, tetapi sistemnya harus seimbang.


List Ukuran Pen Piston Motor Merk Umum di Indonesia

1. Ukuran Pen Piston Motor dan Seher Honda

Pelajari ukuran pen piston motor Honda
Pelajari ukuran pen piston motor Honda

NoTipe MotorDiameter SeherPen
1Honda Supra50 mm13 mm
2Honda Supra X50 mm13 mm
3Honda Supra X 12552.4 mm13 mm
4Honda Supra XX50 mm13 mm
5Honda Supra Fit50 mm13 mm
6Honda Fit X50 mm13 mm
7Honda Revo50 mm13 mm
8Honda Absolute Revo50 mm13 mm
9Honda Blade50 mm13 mm
10Honda New Blade50 mm13 mm
11Honda Kirana52.4 mm13 mm
12Honda Kharisma52.4 mm13 mm
13Honda CS158 mm13 mm
14Honda Sonic58 mm13 mm
15Honda Beat50 mm13 mm
16Honda Vario 11050 mm13 mm
17Honda Vario 12552.4 mm13 mm
18Honda Spacy50 mm13 mm
19Honda CB 12556.5 mm13 mm
20Honda PCX 15058 mm13 mm
21Honda CB 20055.5 mm15 mm
22Honda GL Max56.5 mm15 mm
23Honda Tiger 200063.5 mm15 mm
24Honda Astrea Impressa50 mm13 mm
25Honda GL 10052 mm15 mm
26Honda CB 150R63.5 mm15 mm
27Honda New Mega Pro57.3 mm15 mm
28Honda CBR150R63.5 mm15 mm
29Honda Astrea Grand50 mm13 mm
30Honda Verza57.3 mm15 mm
31Honda Mega Pro63.5 mm15 mm
32Honda GL Pro61 mm15 mm
33Honda Scoopy50 mm13 mm
34Honda PCX 12552.4 mm13 mm
35Honda C5039 mm13 mm
36Honda C7046 mm13 mm
37Honda Astrea 80047 mm13 mm
38Honda Astrea Star47 mm13 mm
39Honda Astrea Prima50 mm13 mm
40Honda Legenda 250 mm13 mm
41Honda CBR 250R 7676 mm

2. Ukuran Pen Piston Motor dan Seher Yamaha

Contoh seher Yamaha
Contoh seher Yamaha

NoTipe MotorDiameter SeherPen
1Yamaha Crypton49 mm13 mm
2Yamaha Vega49 mm13 mm
3Yamaha New Vega R51 mm13 mm
4Yamaha Vega RR50 mm13 mm
5Yamaha Jupiter Z51 mm13 mm
6Yamaha New Jupiter Z50 mm13 mm
7Yamaha Jupiter MX54 mm14 mm
8Yamaha Mio50 mm15 mm
9Yamaha Mio J50 mm13 mm
10Yamaha Mio GT50 mm15 mm
11Yamaha Lexam50 mm15 mm
12Yamaha Nouvo50 mm15 mm
13Yamaha Fino50 mm15 mm
14Yamaha X-Ride50 mm15 mm
15Yamaha Xeon52.4 mm15 mm
16Yamaha Mio Soul50 mm15 mm
17Yamaha Vixion57 mm14 mm
18Yamaha Scorpio70 mm16 mm
19Yamaha Jupiter Z150 mm
20Yamaha V8047 mm
21Yamaha Alfa50 mm
22Yamaha F1ZR52 mm
23Yamaha Vega ZR50 mm
24Yamaha Jupiter49 mm
25Yamaha Force50 mm
26Yamaha Majesty 25069 mm
27Yamaha U540 mm
28Yamaha YAS1 (Twin)43 mm
29Yamaha RX King58 mm
30Yamaha YT 11554 mm
31Yamaha Byson58 mm
32Yamaha YZF R178 mm
33Yamaha YZ 12554 mm
34Yamaha YZ 250F77 mm

3. Ukuran Pen Piston Motor dan Seher Suzuki

Seher motor Suzuki
Piston motor Suzuki

NoTipe MotorDiameter SeherPen
1Suzuki FR50 mm41 mm
2Suzuki FR80 mm49 mm
3Suzuki RC 8047 mm
4Suzuki RC 10052.5 mm
5Suzuki Crystal54 mm
6Suzuki Tornado GS54 mm
7Suzuki Satria 120 R56 mm
8Suzuki Shogun 11053.5 mm14 mm
9Suzuki Shogun 12553.5 mm14 mm
10Suzuki Smash53.5 mm14 mm
11Suzuki Titan51 mm14 mm
12Suzuki Satria FU62 mm16 mm
13Suzuki Arashi53.5 mm14 mm
14Suzuki Nex51 mm14 mm
15Suzuki Let’s51 mm14 mm
16Suzuki Spin53.5 mm14 mm
17Suzuki Skywave53.5 mm14 mm
18Suzuki Skydrive53.5 mm14 mm
19Suzuki Hayate53.5 mm14 mm
20Suzuki Axelo53 mm
21Suzuki Shooter51 mm
22Suzuki Inazuma53.5 mm
23Suzuki Thunder 12557 mm14 mm
24Suzuki Thunder 25072 mm
25Suzuki A10050 mm
26Suzuki TS 12556 mm
27Suzuki RGR 15059 mm

4. Ukuran Pen Piston Motor dan Seher Kawasaki

Memahami seher motor Kawasaki
Memahami ukuran seher motor Kawasaki

NoTipe MotorDiameter PistonPen
1Kawasaki Blitz R53 mm13 mm
2Kawasaki Kaze R53 mm13 mm
3Kawasaki Blitz Joy56 mm13 mm
4Kawasaki Edge53 mm13 mm
5Kawasaki ZX13053 mm13 mm
6Kawasaki Athlete56 mm13 mm
7Kawasaki KSR110 mm53 mm
8Kawasaki Z25062 mm
9Kawasaki ZX-6R67 mm
10Kawasaki ER-6n83 mm
11Kawasaki Binter Merzy66 mm
12Kawasaki KZ20066 mm
13Kawasaki Versys83 mm
14Kawasaki KX 6544 mm
15Kawasaki KX 8548.5 mm
16Kawasaki KX 250F77 mm
17Kawasaki Ninja 15059 mm15 mm
18Kawasaki Ninja 25062 mm
19Kawasaki Ninja 65083 mm
20Kawasaki KLX 15058 mm
21Kawasaki KLX 25072 mm
22Kawasaki D-Tracker 15058 mm14 mm
23Kawasaki D-Tracker 25072 mm14 mm
24Kawasaki D-Tracker X72 mm14 mm

Cara Memastikan Ukuran Pen Piston yang Kamu Beli Benar

Berikut langkah praktis yang bisa kamu lakukan:

  1. Cek kode part atau ukuran pada piston lama
  2. Gunakan jangka sorong untuk mengukur diameter pen piston
  3. Pastikan diameter pen sama dengan lubang piston
  4. Periksa bushing small end pada stang seher
  5. Cocokkan dengan tabel ukuran

Ini penting karena pen piston yang salah ukuran dapat menyebabkan piston cepat oblak dan berujung pada kerusakan connecting rod.


Tips Memilih Pen Piston, Seher, dan Ring Seher yang Berkualitas

Agar mesin lebih awet, berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan:

  • Gunakan piston yang materialnya kuat dan presisi
  • Pilih ring seher yang tidak mudah aus
  • Gunakan pen piston dengan finishing halus
  • Pastikan clip pen piston terpasang rapat

Kesalahan Fatal Saat Mengganti Seher dan Pen Piston

Kesalahan yang sering terjadi di bengkel maupun saat DIY:

  • memasang clip pen piston tidak mengunci sempurna
  • memilih pen piston berbeda diameter
  • memasang ring piston terbalik
  • tidak mengukur celah ring
  • tidak melakukan honing silinder saat oversize

FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)

Apakah ukuran pen piston selalu sama untuk motor sejenis?

Tidak selalu. Walau sama-sama 125 cc, tiap pabrikan bisa memakai diameter pen berbeda.

Apakah bore up harus ganti pen piston?

Tidak selalu, tetapi tergantung piston yang digunakan. Bore up ringan biasanya tetap memakai diameter pen standar.

Apa tanda pen piston bermasalah?

Suara “tek-tek” dari blok, getaran meningkat, dan kompresi tidak stabil.


Kesimpulan

Ukuran pen piston motor dan seher di atas kami ambil dari Motor Honda, Motor Yamaha, Motor Suzuki, dan Motor Kawasaki mengingat sejumlah produk tersebut yang umum digunakan masyarakat di Indonesia.

Dengan mengetahui ukuran pen piston motor dan juga seher di atas diharapkan dapat membantu kalian ketika ingin melakukan pergantian. Saat kamu mendapati kerusakan ataupun ingin bore up mesin.

Semoga informasi di atas bermanfaat dan membantu kalian untuk menjaga performa mesin tetap dalam kondisi terbaik. Liat juga aneka video review Motor & Mobil di Channel Youtube Boimeningkat.com!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version